Dalam mengelola Krisis, fungsi Komunikasi Korporasi dituntut dapat melakukan beberapa langkah sebagai berikut.
1. Fungsi Komunikasi Korporasi dapat memahami dengan baik masalah berdasarkan fakta yang ada. Tanpa adanya dukungan fakta yang jelas mengenai krisis, maka konfirmasi yang akan disampaikan dalam proses komunikasi adalah bersifat normative serta bias. Hal ini akan memperburuk pihak eksternal dalam memahami krisis yang ada.
2. menyusun scenario akan pengelolaan risiko dan solusi yang ada. Tahapan ini sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan proses komunikasi public. Komunikasi Korporasi harus dapat menentukan estimasi dampak atas beberapa pilihan langkah yang akan diambil dalam menangani krisis.
3. Komunikasi Korporasi mengetahui dengan baik mengenai stakeholder yang memiliki hubungan dengan krisis ini. Mengetahui pemahaman, reaksi serta penyusunan prioritas dalam berinteraksi lebih lanjut adalah hal yang penting untuk dilakukan.
4. Komunikasi Korporasi mampu membuka jalur komunikasi kepada masing –masing stakeholder, menyampaikan dengan runut latar belakang krisis, upaya solusi yang dilakukan dan update proses yang ada. Disisi lain, peran Komunikasi Korporasi sebagai center dan katalis dalam penanganan krisis harus berani dijalani dan dilaksanakan dengan pendekatan-pendekatan yang baik dan intens.
Melalui beberapa pendekatan ini, sedikit banyak posisi Korporasi akan jauh lebih efektif, dibandingkan dengan hanya menutup diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar