Resiko adalah sebuah kepastian. Setiap orang pasti akan menemui hal tersebut, tak terkecuali Anda dan perusahaan Anda. resiko tentu dapat memberikan bahaya tersendiri bagi siapa yang menghadapinya, termasuk Anda dan perusahaan. Risiko hanya bisa dihadapi atau dihindari. menghadapi atau menghindari hal tersebut tidak bisa sembarangan, apalagi jika menyangkut perusahaan tempat Anda bekerja. Perlu sebuah cara khusus untuk menghadapi dan menghindari hal tersebut.
Manajemen Risiko Perusahaan merupakan proses dalam merencanakan, mengatur, mengendalikan, dan memantau kegiatan Perusahaan untuk mengurangi risiko yang dapat berdampak pada kondisi pengelolaan permodalan dan pendapatan Perusahaan. Manajemen Risiko dalam Perusahaan mencakup risiko kredit, keuangan (likuiditas dan pendanaan), operasional, hukum dan peraturan, strategis/bisnis, dan risiko-risiko lain yang dihadapi Perusahaan dalam kegiatan sehari-hari.Dengan penerapan sistem manajemen risiko yang komprehensif, memungkinkan Perusahaan secara efektif mengelola paparan risiko sehingga dapat memperkirakan portofolio risiko dan melakukan tindakan-tindakan preventif dan memaksimalkan pencapaian laba.
SISTEM MANAJEMEN RISIKO
Dengan semakin meningkatnya persaingan usaha, praktik manajemen risiko yang baik, terukur, dan terdokumentasi menjadi pilar utama dalam setiap proses pengambilan keputusan. Perusahaan beroperasi dalam lingkungan yang sangat dinamis ditandai dengan adanya kompetisi yang ketat, demografis pelanggan yang terus berkembang, kondisi peraturan perundang-undangan yang terus berubah dan iklim makroekonomi yang terus menantang. Manajemen senior bertanggung jawab untuk mengendalikan secara efektif risiko-risiko yang dihadapi oleh Perusahaan untuk memperkirakan potensi risiko serta melaksanakan tindakan pencegahan. Hal ini memberikan kepastian terhadap pertumbuhan laba yang stabil dan sehat.
Ada beberapa tujuan yang bisa dicapai perusahaan dalam melakukan manajemen risiko. Tujuan-tujuan tersebut adalah:
• Melindungi perusahaan dari risiko ekonomi yang merugikan.
• Melindungi rencana keuangan tetap lancar dan tak terganggu.
• Menjaga penghasilan yang didapat perusahaan, sehingga penghasilan tersebut bisa dipakai untuk hal-hal yang penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar