Dalam buku Essentials Corporate Communication oleh Cees van Riel dan Charles Fombrun, Komunikasi Korporat dapat didefinisikan sebagai “serangkaian kegiatan yang termasuk dalam pengelolaan dan pengaturan segala komunikasi internal dan eksternal yang ditujukan untuk menciptakan titik awal yang menguntungkan dengan para pemilik kepentingan, tempat di mana perusahaan bergantung. Komunikasi perusahaan terdiri dari penyebaran informasi oleh sebuah divisi ahli dalam sebuah organisasi, dengan tujuan umum meningkatkan kemampuan organisasi untuk mempertahankan lisensi untuk beroperasi”
Sedangkan menurut Grunig dan Hunt (1984) dalam bukunya, Four Models of Public relations yang dikutip dari buku Strategi Public relations. menjelaskan corporate communication adalah komunikasi dua arah asimetris atau simetris untuk membujuk audiensi atau komunikan (misalnya unttuk pembelian barang atau jasa) atau untuk membentuk suatu relationship.
Jika dulu para media relations hanya menggunakan media cetak atau media televisi untuk membangun citra perusahaan, Kini media sosial sudah mendapatkan peran terpenting dalam startegi komunikasi corporate communication di berbagai organisasi atau perusahaan, media sosial sangat cepat dalam menyebarkan informasi sehingga para PRO pun berlomba lomba dalam membuat citra yang baik untuk organisasi atau perusahaannya, dengan mengandalkan media sosial hal itu sangat mudah di lakukan, namun tak bisa di pungkiri pula media sosial juga dapat membuat isu buruk tentang perusahaan kita, maka dari itu memanajemen isu sangat diperlukan dalam hal ini.
Tugas utama corporate communication adalah, untuk menyempurnakan citra atau profil perusahaan menjadi lebih baik, untuk melaksanakan prosedur yang efektif dalam membuat keputusan, menggerakan dukungan baik secara internal maupun eksternal demi mencapai cita cita perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar